Kasus Penembakan Brigadir J Terus Bergulir. Johnson Panjaitan: Polisi Harus di Evaluasi! Simak Penjelasannya!

- 24 Juli 2022, 06:08 WIB
Kedua kuasa hokum itu Kamaruddin Simanjuntak (kanan) dan Johnson Panjaitan (kiri) Kedua kuasa hokum itu Kamaruddin Simanjuntak (kanan) dan Johnson Panjaitan (kiri)
Kedua kuasa hokum itu Kamaruddin Simanjuntak (kanan) dan Johnson Panjaitan (kiri) Kedua kuasa hokum itu Kamaruddin Simanjuntak (kanan) dan Johnson Panjaitan (kiri) /

SUDUT CIAMIS- Kasus Brigadir J yang diduga menjadi korban pembunuhan berencana terus bergulir memasuki minggu ketiga.

Waktu yang lama dalam pengungkapan kasus ini membuat tuduhan kepada pihak kepolisian pun dilontarkan, seperti dianggap polri rekayasa.

Sampai saat ini sudah 3 orang di non-aktikan dari jabatannya, namun belum ada yang dijadikan tersangka.

Kabar terakhir pada Sabtu, 23 Juli 2022 pihak kepolisian melakukan pra-rekonstruksi kematian Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Johnson Panjaitan selaku salah satu kuasa hukum keluarga Brigadir J juga turut menyaksikan pra-rekontruksi yang dilakukan kepolisian.

Sebelumnya Johnson juga telah mengatakan akan datang ke Komplek Polri Duren Tiga untuk melihat langsung pra-rekonstruksi kasus penembakan Brigadir J.

Baca Juga: Raffi Ahmad Beli Saham Persija Jakarta, Supporter yang Ejek Rafathar Dicari Netizen!

"Hari ini, kami, tim kuasa hukum Brigadir J akan ke Duren Tiga untuk mengecek kepastian pelaksanaan prarekonstruksi, meski tanpa mengundang kita," ujar Johnson, dikutip dari ANTARA.

Brigjen Andi Rian selaku Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, memimpin pra-rekonstruksi di rumah dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Mabes Polri non-aktif Irjen Pol. Ferdy Sambo.

Halaman:

Editor: Aan Diana

Sumber: ILC Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah