Virus Corona Belum Usai, Ilmuwan Ingatkan Lonjakan Kematian Akibat 3 Wabah Ini

- 14 Juli 2020, 17:24 WIB
ILUSTRASI vaksin virus corona.* //pexels/Retha Ferguson

PR CIAMIS - Covid-19 atau virus corona hingga saat ini masih melanda mayoritas wilayah Indonesia dan dunia.

Virus yang diduga pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Tiongkok itu hingga saat ini belum ditemukan vaksinnya.

Terbaru, Timothy Hallett seorang profesor dari Imperial College London memprediksi kematian akibat HIV, malaria, dan tuberkulosis (TBC) bisa melonjak di negara-negara miskin serta menengah karena sistem kesehatan yang sudah melemah usai berjuang menghadapi pandemi virus corona.

Baca Juga: Meski Telah Kantongi Izin, Sejumlah Sekolah di Wilayah Ini Tunda KBM Tatap Muka

Selama lima tahun ke depan, kematian akibat ketiga penyakit tersebut dapat meningkat masing-masing sebanyak 10 persen, 20 persen, dan 36 persen.

Menurut Timothy, prediksi itu menempatkan dampak kematian pada skala yang serupa dengan dampak langsung pandemi Covid-19 itu sendiri, studi yang ditemukan dalam studi pemodelan.

loading...

"Di negara-negara dengan kasus malaria yang tinggi dan epidemi HIV dan TB yang besar, bahkan gangguan jangka pendek dapat memiliki konsekuensi yang menghancurkan bagi jutaan orang yang bergantung pada program untuk mengendalikan dan mengobati penyakit ini," katanya, sebagaimana diberitakan oleh Pikiranrakyat-bekasi.com dalam artikel yang berjudul Covid-19 Belum Mereda, lmuwan Ingatkan Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kematian HIV, Malaria, dan TB.

Baca Juga: Mulai 27 Juli Warga Jabar yang Tidak Mengenakan Masker Dikenai Denda, Berikut Kisarannya

Dia mengatakan dampak pandemi Covid-19 dapat membatalkan beberapa kemajuan signifikan terhadap penyakit yang dibuat selama dua dekade terakhir. "Menambah beban yang disebabkan oleh pandemi secara langsung," ucap Hallett.

Tetapi risikonya dapat dikurangi, lanjut Hallett, jika negara-negara berusaha untuk mempertahankan layanan kesehatan inti dan menerapkan langkah-langkah pencegahan terhadap infeksi.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X